ZAT : Pengertian Zat. SIfat-sifat Zat

 Zat juga mempunyai sifat-sifat tertentu sehingga dapat ditangkap oleh pancaindra kita dan dapat dibedakan berdasarkan sifatnya tersebut. Contohnya Gula dapat dirasakan manisnya, parfum dapat dicium baunya dan angin dapat didengar derunya. Salah satu sifat zat yang tidak dapat berubah-ubah dalam segala keadaan adalah mempunya massa. Sifat zat dapat dibedakan menjadi 2, yaitu sifat ekstensif dan sifat intensif.

1. Sifat Ekstensif

Sifat Ekstensif merupakan sifat zat yang bergantung pada jumah atau ukuran zat. Contoh :

a. Volume, semakin besar ukuran suatu zat, semakin besar volume zat tersebut

b. Massa, semakin banyak jumlah suatu zat, semakin besar pula massa zat tersebut


2. Sifat Intensif

Sifat Intensif merupakan sifat zat yang tidak bergantung pada jumlah ataupun ukuran zat. Sifat intensif dibedakan menjadi dua jenis yaitu sifat fisis dan sifat kimia.

a. Sifat Fisis

Sifat fisis adalah sifat yang berhubungan dengan perubahan fisis zat itu. Sifat fisis dapat digunakan untuk menjelaskan penampilan sebuah benda. Sifat-sifat yang tergolong sifat fisis, diantaranya sebagai berikut :

1). Warna : berhubungan dengan panjang gelombang yang dipantulkan oleh permukaan zat

2). Bau : berhubungan dengan gas atau uap yang dikeluarkan oleh zat

3). Rasa : berhubungan dengan komposisi zat dalam zat

4). Kerapatan : berhubungan dengan banyaknya massa per satuan volume

5). Titik Didih : suhu terendah suatu zat cair ketika mendidih

6). Titik Lebur : suhu terendah suatu zat padat ketika mulai melebur

7). Titik Beku : suhu terendah suatu zat cair ketika mulai membeku

8). Daya Hantar : berhubungan dengan kemampuan suatu zat untuk menghantarkan arus listrik atau panas

9). Kemagnetan : berhubungan dengan kemampuan suatu zat (biasnaya logam) untuk dipengaruhi oleh suatu medan magnet

10). Kelarutan : berhubungan dengan kemampuan suatu zat untuk melarut dalam suatu pelarut

11). Kekerasan : berhubungan dengan keras lunaknya suatu zat.


b. Sifat Kimia

Sifat kimia adalah sifat yang menunjukkan kemampuan suatu zat untuk melakukan reaksi kimia, atau sifat yang menyatakan interaksi antar zat. Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia diantaranya adalah :

1). Mudah tidaknya suatu zat terbakar, contoh alkohol mudah terbakar

2). Kestabilan : mudah tidaknya suatu zat terurai oleh pengaruh panas. Contoh : air adalah contoh zat yang cukup stabil, air dapat berubah menjadi oksigen dan gas hidrogen pada suhu 2000 derajat celcius.

3). Kereaktifan : mudah tidaknya suatu zat untuk bereaksi dengan zat lain. Contoh : zat asam bereaksi dengan zat basa menghasilkan garam

4). Perkaratan : Mudah tidaknya suatu zat membentuk karat. Contoh besi mudah berkarat pada tempat yang lembab.


Sumber : Buku IPA Fisika untuk SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 diterbikan oleh Penerbit Erlangga


Komentar

Postingan Populer