Para Tokoh Besar Fisika Klasik Part 3
Kali ini kita bahas tentang bapak Johannes Kepler nih, yuk simak baik-baik
Happy Reading Guys :-)
#Johannes Kepler
Johannes Kepler lahir pada Senin, 27 Desember 1571 di Weil sar Start, Baden-Wutterberg. Ada kisah yang menyedihkan saat masa hidupnya, yaitu mengenai ibunya yang bernama Kathrina sempat dituduh sebagai penyihir yang akhirnya menjadi salah satu korban pemburuan penyihir yang marak di Eropa pada abad ke 17.
Bapak astronomi kita ini rupanya sudah menyukai astronomi sejak usia belia, Dia tertarik untuk mengamati kejadian astronomi seperti kedatangan komet besar pada tahun 1577, lalu gerhana bulan pada 1580.
Kepler mengenyam pendidikan di Universitas of Tubingen. Kepler adalah mahasiswa yang sangat jenius sampai-sampai pembimbingnya bingung untuk memberikan nilai. Kepler juga mendapatkan kesempatan belajar astronomi khusus yang jauh lebih dalam diajarkan oleh Meistin dan Copernicus yakni sang bapak tata surya.
Sayangnya Kepler menderita kelainan penglihatan dan tangannya yang melemah, mengakibatkan dirinya sulit untuk melakukan pengamatan benda langit. Tapi Kepler tidak serta merta berputus asa karena hal itu dan semenjak itu kapiler mulai mengamati benda langit melalui perhitungan rumit diatas kertas yang memulai dengan melanjutkan perhitungan Copernicus mengenai Mysterium Cosmographicum.
Kepler menghabiskan masa hidup dengan berpergian, pada saat sampai di Resenburg beliau menderita sakit yang merenggut nyawanya, kemudian dia dimakamkan di sebuah gereja lokal dikota tersebut. Namun sangat disayangkan makam Kepler hancur dikarenakan penyerangan dari tentara Swedia yang menyerang kita tersebut, yang tersisa hanyalah sebait epitat yang ditulis sendiri.
(Athsyanatul'ilmi)
#ilmuanfisika #physicsdialy #sainsandtechnology #like #tks


Yang nemu hukum kepler ini ya?
BalasHapusiyaa betul kak,
HapusYang nemu hukum kepler ini ya?
BalasHapus